Ultra Space Battle Brawl

Gamesandroid.org – Sejauh ini, tidak ada game esport yang berasal dari Indonesia. Tapi sepertinya, Indonesia segera bisa bangga! Karena game Ultra Space Battle Brawl akan menjadi olahraga pertama yang 100% merupakan hasil karya anak-anak bangsa!

Sebagian besar game esport berasal dari luar Indonesia. Sebut saja Dota 2 yang dikembangkan oleh Valve, League of Legends dari Riot Games, dan Overwatch dari Blizzard yang ketiganya berasal dari Amerika Serikat.  Meskipun memang ada beberapa game yang memiliki perwakilan atau penerbit di Indonesia, misalnya Mobile Arena, Mobile Legends, dan Vainglory, namun tetap saja ketiga judul tersebut dikembangkan oleh developer dari luar negeri. Di tengah serbuan esport yang berasal dari luar negeri ini, ternyata ada titik cerah di industri game Indonesia! Pasalnya, sebuah studio game asal Surabaya, Mojiken Studio, bekerja sama dengan penerbit dari Jakarta, Toge Productions, sedang mengembangkan Ultra Space Battle Brawl (USBB).

Bagi kamu yang penasaran, “game apa sih ini?” USBB adalah sebuah permainan yang menggabungkan konsep Pong dengan game fighting, seru kan! Dua pemain akan saling beradu menghancurkan kristal lawannya menggunakan sebuah bola yang memantul-mantul. Uniknya, layaknya game fighting, setiap pemain dapat mengaktifkan Ultra setelah meterannya terisi penuh dari berbagai aksi yang dilakukan di permainan. Ketika Ultra aktif, karakter yang sedang dimainkan oleh pemain akan mengeluarkan jurus ultimate selama beberapa detik dan serangannya menjadi sangat sakti! Pada ajang BEKRAF Game Prime 2017, Mojiken dan Toge Production menggelar turnamen mini USBB di main stage. Acara ini mengajak empat penonton untuk berpartisipasi memperebutkan merchandise menarik dari MSI. Hasilnya? Seru banget! Tidak disangka turnamen mini ini mampu menarik crowd yang tidak sedikit.

Baca juga : Mini Racing Adventures

Tidak Sengaja Menjadi Esport
Sewaktu tim Gamesandroid.org berbincang-bincang dengan Eka Pramudita, developer USBB, ia mengatakan kalau awalnya game ini dikembangkan hanya untuk local multiplayer semata. Namun, setelah ia memamerkan game ini di berbagai konferensi game baik di Indonesia maupun luar negeri, tidak hanya mendapatkan tanggapan positif, tetapi juga banyak sekali masukan yang mengatakan kepada Eka untuk mengembangkan online multiplayer. Akhirnya, tim Mojiken menerima usulan tersebut. Memang kalau dilihat dari gameplay, tidak ada alasan bagi USBB untuk tidak mengembangkannya menjadi sebuah esport. Unsur game fighting yang cukup kental membuat game ini memiliki mekanik permainan yang cukup dalam, sedangkan basis gameplay sesederhana Pong membuat USBB mudah untuk dipelajari setiap orang. Formula inilah yang membuat sebuah game mampu disebut sebagai esport.

Eka sendiri memiliki harapan tinggi akan kelangsungan USBB sebagai sebuah cabang esport dari Indonesia yang mampu mendunia. Ia juga berharap nantinya terbentuk komunitas-komunitas USBB yang mampu membuat game ini semakin besar! Mengingat Dota 2 juga dulunya besar karena peran komunitas itu sendiri. Buat kamu yang ingin mencoba, Eka mengatakan kalau Ultra Space Battle Brawl akan kembali menggelar mini turnamen di acara Popcon Asia 2017. Kalau kamu penasaran ingin mencoba permainan ini, boleh banget datang berkunjung. Game yang dikembangkan pada tahun 2015 lalu ini sudah memasuki tahap akhir development. Rencananya, mereka akan merilis game ini di permulaan tahun 2018 untuk platform Steam. Doakan saja ya semoga bisa rilis tepat waktu.